Masih kata Djoko belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi ini. Hingga pukul 21.00 WIB, Senim malam, hasil monitoring BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
“Kami tetap menunggu informasi lebih lanjut dari BMKG, untuk upaya antisipas”, tambah Djoko.
Meski belum adanya laporan kerusakan yang diterima, tetapi masyarakat dihimbah oleh BMKG untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Termasuk tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya dan tidak pasti kebenaranya.
“Himbauan dari BMKG, masyarakat supaya memeriksa dan pastikan bangunan tempat tinggal (rumah) cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan. Kalau terjadi kerusakan, supaya memastikan kondisinya sebelum kembali ke rumah. Jangan mudah percaya informasi yang beredar tidak jelas sumber dan kepastiannya”, pungkas Djoko.










