Ipuk juga mengapresiasi sejumlah pihak yang telah berupaya untuk memajukan Bandara Internasional Banyuwangi. “Terima kasih pada PT Jaho, PPIU, Kementerian Agama, Angkasa Pura, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan semua pihak yang telah terlibat dalam melaksanakan penerbangan ini. Semoga ikhtiar kita dimudahkan dan dilancarkan,” ungkapnya.
Arifah Mulyani, Direktur Utama PT Jaho Mulya Senjaya, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya MoU dan menegaskan komitmen bersama untuk membuka akses keberangkatan umrah langsung dari Bandara Banyuwangi.
“Penerbangan perdana jamaah umrah, akan berlangsung pada 22 Februari mendatang. Penerbangan ini akan diikuti 170 jamaah dari dua PPIU,” ungkapnya.
Menurutnya, para jamaah ini akan melaksanakan umrah selama 15 hari. “Selanjutnya kami menjadwalkan akan ada empat kali penerbangan umrah dalam satu bulan, PPIU-nya kami atur bergantian,” imbuhnya. (*)











