Faskes di Banyuwangi dan Situbondo Kreatif Tingkatkan Pengguna Mobile JKN, Rela Belikan Pulsa Pasien

by -176 Views
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Titus Sri Hardianto

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Titus Sri Hardianto, menyebutkan bahwa antrean online melalui Mobile JKN adalah solusi untuk mengurangi waktu tunggu pasien sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Hingga 31 Desember 2024, jumlah peserta JKN di Banyuwangi dan Situbondo mencapai 2.340.366 jiwa, sehingga teknologi menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan layanan.

“Dengan Mobile JKN, pasien dapat mengambil nomor antrean tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Mereka juga bisa memantau giliran antrean dan jadwal dokter dari mana saja,” jelas Titus.

Antrean online telah diterapkan di 20 rumah sakit dan 163 FKTP di kedua kabupaten. Titus menambahkan bahwa penghargaan dalam MJKN Award juga berfungsi sebagai evaluasi tahunan untuk meningkatkan layanan digital di faskes.

Para pemenang MJKN Award di Banyuwangi dan Situbondo

Daftar Pemenang MJKN Award 2024
Dalam kategori rumah sakit, juara pertama diraih oleh RSUD Asembagus Situbondo, disusul RSUD Genteng Banyuwangi dan RS Abdi Famili di posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, untuk kategori FKTP, peringkat pertama diraih oleh drg. Suniyah, diikuti oleh drg. Alfi Mubarak dan dr. Siti Aminah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi faskes lainnya untuk terus mengembangkan layanan berbasis teknologi, sehingga peserta JKN dapat menikmati layanan yang lebih baik,” tutup Titus.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo