Kehadiran perwakilan berbagai organisasi wanita dalam kegiatan tersebut, dengan latar belakang yang beragam, menunjukkan peran GOW sebagai wadah pemersatu yang merawat harmoni dan toleransi di Kota Mojokerto.
“Kehadiran berbagai organisasi wanita dalam kegiatan ini mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan yang terus terjaga di Kota Mojokerto,” ujarnya.
Sementara itu, dalam tausiahnya, KH Akad Sujadi menekankan bahwa perintah salat yang diterima Nabi Muhammad SAW melalui peristiwa Isra Mi’raj menempatkan ibadah tersebut sebagai fondasi kehidupan beriman. Ia mengajak para peserta untuk memahami salat bukan hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.











