Desa Kemasantani Mojokerto Kembangkan Olahan Singkong Unggulan Dukung Program Ketahanan Pangan

by -20 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
Sesi foto bersama rombongan Desa Kemasantani dengan perangkat Desa Dukuh dan BUMDes Barokah Dukuh.


  1. Pentingnya meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) dengan menambah nilai ekonomi dari potensi lokal.

  2. Mendorong masyarakat untuk menciptakan produk olahan inovatif agar mampu mengurangi angka pengangguran di desa.

  3. Komitmen Desa Kemasantani sebagai desa program strategis nasional untuk terus menggali potensi dan menciptakan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.”Kami melihat potensi besar di Desa Dukuh dalam mengolah singkong menjadi produk bernilai tinggi. Harapannya, ilmu yang kami dapatkan bisa kami terapkan untuk memajukan perekonomian di Desa Kemasantani, terutama bagi para petani singkong kami,” ujar Hj. Siti Masriefah.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Hery Suyatnoko, SE mengapresiasi semangat masyarakat Desa Kemasantani dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

“Dengan dukungan Camat dan Kepala Desa yang visioner, saya yakin cita-cita mulia ini akan tercapai. Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto siap memfasilitasi program yang bertujuan menumbuhkan perekonomian desa, sejalan dengan visi Bupati Gus Barra yang menekankan peran industri kreatif dalam meningkatkan PDB dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Dukuh Mohammad Junaidi turut menyampaikan kebanggaannya atas kunjungan tersebut.

“Kami senang bisa berbagi pengalaman dengan saudara-saudara dari Mojokerto. Semoga apa yang kami lakukan di sini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan usaha di desa lain. Kami tidak akan pelit berbagi ilmu dan pengalaman yang sudah turun-temurun,” ucapnya.

Selain dikenal sebagai sentra tepung gaplek dan tapioka, Desa Dukuh juga memproduksi gula merah berbahan baku tebu yang menjadi salah satu komoditas unggulannya.

Kunjungan studi tiru ini diharapkan menjadi momentum awal bagi Desa Kemasantani untuk mengembangkan potensi olahan singkong lokal. Melalui kolaborasi dan adaptasi teknologi pengolahan yang dipelajari dari Desa Dukuh, masyarakat Kemasantani diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian sekaligus kesejahteraan warga.///////

iklan warung gazebo