“Hal tersebut bertujuan agar hasil karya warga binaan dapat dikenal oleh masyarakat luas, sehingga bisa meningkatkan penjualan produk karya warga binaan,” ucapnya.
Wahyu menambahkan, berbagai produk yang dihasilkan oleh warga binaan memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan yang beredar dipasaran, namun memang perlu dilakukan kegiatan promosi untuk meningkatkan nilai jual.
“Melalui One Day One Prison’s Product ini kami upayakan untuk menggenjot promosi sekaligus memberikan wawasan kepada masyarakat bahwa meskipun ditempat yang terbatas tidak menjadi penghalang bagi warga binaan untuk menunjukkan kreatifitasnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan bahwa hasil penjulan produk tersebut akan dialokasikan ke Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagian lagi akan diberikan kepada warga binaan yang memproduksi produk dalam bentuk premi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peminat produk warga binaan Lapas Banyuwangi dapat meningkat, sehingga juga berbanding lurus dengan kontribusi PNBP dari Lapas Banyuwangi,” pungkasnya.////












