DPRD Banyuwangi Menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan Agenda Penyampaian Rekomendasi

by -1342 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono


Banyuwangi, seblang.com  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Banyuwangi  menggelar Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Rekomendasi DPRD atas laporan keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati akhir tahun anggaran 2022 di ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi pada Kamis (6/04/2023)

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara didampingi Wakil Ketua DPRD, M.Ali Mahrus dan Ruliyono serta diikuti seluruh anggota dewan dari lintas fraksi.


Sedang dari eksekutuf selain Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani,  turut hadir ,Sekretaris Daerah,H. Mujiono beserta Asisten Administrasi dan Asisten Perekonomian dan Kesra, Kepala OPD, Camat,Kepala Desa / Lurah serta para undangan lain.

Wakil Ketua DPRD, H M Ali Mahrus selaku pimpinan Banggar dalam laporannya mengapresiasi pihak eksekutif yang telah menyampaikan LKPJ kepada DPRD Banyuwangi tepat waktu sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2019. PP tersebut telah mengatur kepala daerah wajib menyampaikan LKPJ kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

”Terhadap dokumen LKPJ Bupati akhir tahun anggaran 2022 secara umum kami apresiasi  capaian kinerjanya sangat baik dengan indikasi umum berupa capaian target yang optimal, meski masih dalam tahun kondisi penyesuain pasca covid – 19 maupun isue ekonomi global   sebagaimana kita ketahuui bersama ,” jelas Mahrus dihadapan rapat paripurna.

Namun demikian DPRD tetap memberikan catatan – catatan strategis pada beberapa urusan penyelenggaraan pemerintahan yang capaian target kinerjanya belum optimal, karena masih ada beberapa program dan kegiatan pada tahun 2022 belum sesuai dengan target.

Indikator Kinerja Daerah ( IKD ) merupakan barometer tujuan serta sasaran pembangunan daerah, indikator kinerja daerah terdiri atas indikator tujuan dan indikator sasaran, setelah menyandingkan dokumen RPJMD tahun 2021 – 2026 dengan data dan hasil pembahasan maupun konfirmasi  dan pencermatan bersama, secara umum dewan mengapresasi apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah  cukup progresif dan memuaskan .

” Rekomendasi DPRD agar kondisi ini dipertahankan dan ditingkatkan, konsisten terhadap strategi-strategi baru,membangun inovasi dan menyisir ulang terhadap beberapa indikator sasaran maupun indikator tujuan yang capaian kinerjanya belum optimal dari target yang sudah ditetapkan,” tambah Politisi PKB itu.

Dari sisi Pendapatan Daerah, berdasarkan dokumen LKPJ akhir tahun 2022, realisasi pendapatan sebesar Rp. 3, 235 triliun dari target sebesar Rp. 3, 181 triliun atau telah mencapai  101,72 persen

Terhadap capaian tersebut DPRD sangat mengapresiasi dan agar dapat dipertahankan, terlebih terhadap upaya dalam rangka mendapatkan dana insentif daerah ( DID ) dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun upaya lain melalui berbagai inovasi dan prestasi.

”Kita sangat berharap bahwa Postur pendapatan kita harus  di arahkan kepada kemandirian anggaran, mengurangi ketergantungan anggaran transfer pemerintah pusat. sehubungan dengan hal tersebut  agar pos pendapatan asli daerah khususnya retribusi daerah yang capaian kinerjanya belum optimal,agar menjadi atensi serius,” tambahnya.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *