DPRD Banyuwangi Gelar Hearing Mencari Solusi Polemik antara Petani Alasbuluh dengan PTPN XII Pesewaran

by -743 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Dengar pendapat di DPRB Banyuwangi


Karena tahun ini pemenang lelang sudah ada. Sehingga, kata dia, perlu ada tindak lanjut ke masyarakat.

“Ada dua UD yang nanti kita komunikasikan. Masyarakat yang menempati dua lahan ini, kita ajak rembuk untuk melakukan sewa untuk tahun ini,” kata Ahmad.


“Sekarang kita tindak lanjuti sisa di tahun 2022 ini masyarakat dan kita jembatani kepada UD. Sehingga UD tidak merugikan dan masyarakat juga tidak dirugikan,” pungkasnya.

Sementara Irianto yang menengahi polemik ini juga menawarkan solusi terbaik dari hasil pendengaran. Dimana kedua dilakukan dengan cara damai tanpa menimbulkan kegaduhan.

“Kami ingin mereka semua nyaman untuk melihat dengan baik, jadi petani bisa menggarap lahan di sana dengan baik. Kebun juga merasa, tidak sulit. Petani juga setuju. Insyaallah enak lah,” ucap Irianto.

Irianto menambahkan pada hearing tersebut mencoba mencoba mengurai benang kusut yang harus dipecahkan. Ternyata masyarakat di wilayah perkebunan juga belum paham tentang aturan

Jadi kita harus memberi pembinaan dan sosialisasi dengan baik, permasalahan ini tadi, sudah ada celah untuk menyelesaikan masalah itu. Jadi besok hari Senin ditindaklanjuti di Kecamatan Wongsorejo, ucap politisi PDI Perjuangan ini.

Terkait dengan pengerusakan tanaman jagung yang sempat disampaikan oleh warga dalam hearing, lanjutnya, tidak menjadi pembahasan. fokus untuk mencari solusi bersama.

“Makanya kita tidak bisa menyelesaikannya terkait dengan warga yang meminta ganti rugi dan sebagainya, itu bukan ranah kami. Kami ingin mereka semua bisa melihat dengan baik. Petani bisa menggarap lahan dengan baik, pihak kebun juga merasa nyaman. Nah, tadi petani juga setuju dengan hal seperti itu,” pungkas Irianto.//

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *