Sementara itu Muhbib Ketua Yayasan Panti Asuhan Tunas Harapan mengungkapkan saat ini ada sebanyak 45 orang santri yang tinggal di yayasan yang dikelolanya, terdiri dari santri putra dan putri.
“Kami menyediakan sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA, kalau bisa sampai kuliah pun kami biayai,” tuturnya.
Para santri yang notabene adalah siswa ini mengenyam pendidikan secara gratis, dan tidak dipungut biaya sepeser pun. Kebutuhan seragam, baju, sabun mandi dan cuci, serta kebutuhan lainnya dipenuhi pihak yayasan.
“Kami tidak memungut biaya, semua kebutuhan santri atau siswa kami penuhi,” kata Muhbib.
Muhib juga berharap Federasi Advokat Republik Indonesia Situbondo bersinergi dengan yayasan yang dikelolanya.
“Selain untuk membantu para siswa yang tinggal dan mengenyam ilmu di yayasan, juga sebagai mitra guna memberikan edukasi tentang hukum kepada siswa,” pungkasnya. (*****)











