Sementara itu, Sarni (64) warga Brotonegaran yang berprofesi sebagai abang becak biasanya mangkal di seputaran aloon aloon mengaku sangat berterima kasih atas bantuan sembako yang diberikan oleh kepolisian kepadanya.
Sarni mengungkapkan bagaimana kondisi ekonominya sebagai Abang becak sangat sulit untuk mencari sesuap nasi.
“Sekarang sulit tidak seperti dulu, 1 hari mangkal becak di aloon aloon sehari cuma dapat tiga puluh ribu sampai lima puluh ribu, terkadang juga kosong,” ungkapnya
Dengan diterimanya bantuan sembako dari Polres Ponorogo, Sarni mengaku sangat terbantu. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Ponorogo melalui Kapolsek Ponorogo yang saat itu mengantarkan bantuan sosial tersebut.
“Alhamdulillah hari ini dapat rejeki dari kepolisian di kasih sembako, ini sangat membantu kami sebagai warga kurang mampu. Terima kasih Pak Kapolres, semoga berkah,” ungkapnya. (*)











