Situbondo, seblang.com – Car Free Day (CFD) Situbondo kini bukan sekadar ruang publik untuk berolahraga. Di bawah kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, atau yang akrab disapa Mas Rio, kawasan yang membentang di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Jalan PB Sudirman ini ditargetkan naik kelas menjadi destinasi wisata baru yang ikonik di Kabupaten Situbondo.
Berdasarkan data yang dihimpun, CFD Situbondo menjadi tumpuan hidup bagi sedikitnya 444 pelaku UMKM. Dengan penataan rapi sepanjang 650 meter di kawasan alun-alun kota, magnet ekonomi di lokasi ini sangat kuat.
Estimasi perputaran ekonomi di CFD Situbondo terbilang signifikan. Dengan rata-rata omzet pedagang mencapai Rp400.000 per minggu, total transaksi ekonomi di kawasan ini diprediksi menyentuh angka Rp177.600.000 hanya dalam hitungan jam setiap Minggu pagi. Hal ini menjadikan CFD sebagai pusat kuliner sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan terbesar di Situbondo.

Dalam kegiatan halal bihalal bersama keluarga besar pedagang CFD pada Minggu (5/4/2026), Bupati Mas Rio yang didampingi Wakil Bupati Mbak Ulfiya menekankan pentingnya inovasi agar CFD memiliki daya tarik bagi warga luar daerah.
“Ayo kita sama-sama berpikir supaya mereka yang melintasi Kabupaten Situbondo mau mampir ke CFD. Apalagi lokasinya strategis di pusat kota dan jalurnya panjang, ini adalah modal besar kita,” ujar Mas Rio.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan pedagang dapat membuat Situbondo “naik kelas”. Dalam suasana Lebaran tersebut, Mas Rio juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat yang hadir.
Ketua Paguyuban CFD Situbondo, Mike Retno, menjelaskan bahwa agenda tahun ini dikemas berbeda. Jika sebelumnya acara seremonial berfokus di satu titik, kali ini Bupati terjun langsung menyapa para pedagang dan pengunjung.
Untuk memperkuat identitas sebagai destinasi wisata, CFD Situbondo ke depannya akan rutin menyuguhkan atraksi seni budaya lokal dan modern.
“Pengunjung tidak hanya datang untuk berolahraga atau jajan, tetapi juga bisa menikmati hiburan khas daerah. Kami ingin suasana lebih hidup dan interaktif,” ungkap Mike.
Melalui penguatan sektor UMKM dan integrasi kesenian, CFD Situbondo diharapkan terus berkembang. Mike optimistis jumlah pedagang akan terus bertambah seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Alhamdulillah, acara hari ini lancar. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan ekonomi masyarakat Situbondo semakin kuat,” pungkasnya.///////










