Banyuwangi, seblang.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi menegaskan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di wilayah Sobo berbeda dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Fasilitas tersebut bukan lokasi pembuangan sampah, melainkan tempat pemilahan dan pengolahan sampah skala kawasan.
Kepala DLH Banyuwangi, Dwi Handayani, mengatakan TPS3R dirancang untuk mengolah sampah sejak dari sumbernya. Karena itu, fasilitas ini memungkinkan dibangun dekat dengan kawasan permukiman.
“TPS3R bukan tempat penumpukan sampah seperti TPA. Sampah yang masuk langsung dipilah dan diolah,” kata Yani, Senin (1/2/2026).
Menurut Yani, TPS3R Sobo akan dibangun dengan konsep bangunan tertutup serta sistem pengolahan yang terkontrol. Seluruh aktivitas pengolahan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) guna mencegah bau dan pencemaran lingkungan.
Ia memastikan operasional TPS3R tidak akan menimbulkan bau menyengat maupun sampah berserakan. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, kata dia, telah membangun sejumlah TPS3R di wilayah lain tanpa keluhan dari masyarakat sekitar.
Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi telah membangun TPS3R Balak di Kecamatan Songgon serta TPS3R Desa Tembokrejo di Kecamatan Muncar. TPS3R Tembokrejo bahkan meraih Plakat Adipura sebagai TPS3R Terbaik Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Untuk TPS3R Sobo, lahan yang disiapkan seluas sekitar 1,8 hektare. Namun area yang dimanfaatkan hanya sekitar 9.200 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 0,4 hektare.
Yani menjelaskan, sampah bernilai ekonomi akan dipilah dan dijual. Sampah organik diolah menjadi kompos dan maggot, sedangkan residu yang tidak dapat diolah akan dikirim ke TPA. Di sekitar lokasi juga akan ditanami vegetasi sebagai buffer zone untuk meminimalkan potensi bau.
DLH berharap masyarakat tidak khawatir terhadap pembangunan TPS3R Sobo. Menurut Yani, fasilitas ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus membuka peluang nilai tambah ekonomi dari pengolahan sampah. (*)









