Imam Fathurohman menambahkan bahwa acara dimulai dengan senam gemoy bersama dan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti best vocal dan doorprize dengan 3.000 gelang untuk penonton pertama yang datang. Tenda-tenda juga disediakan untuk UMKM yang ingin berjualan, memberikan peluang bagi para pedagang lokal.
“Kita juga menyediakan tenda-tenda untuk UMKM yang bisa ditempati untuk berjualan bagi para pedagang, terutama warga sekitar dan umum. Jadi acara ini gratis yang bisa kita nikmati bersama, tidak ada target apapun untuk kegiatan hari ini,” jelasnya.
Koordinator Bolone Mase Kota Blitar, Agus Imam Santoso, bersyukur acara berjalan lancar, aman, dan tertib. Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak membicarakan politik, atribut partai tidak diperbolehkan, sesuai dengan peraturan dan kesepakatan dengan pihak kepolisian. Acara ini hadir sebagai ajakan untuk menikmati kebersamaan dan pesta demokrasi tanpa polarisasi politik.
“Yang jelas dengan adanya acara roadshow Bolone Mase ini bisa dinikmati masyarakat. Kita juga tidak ingin adanya atribut-atribut partai di lokasi hiburan. Sesuai peraturan dan hasil rapat dengan pihak kepolisian beberapa hari lalu. Jadi kegiatan ini tidak membicarakan politik, tidak membicarakan calon dan tidak mengajak untuk memilih salah satu calon,” jelas Agus.











