Menurut dia, asumsi yang digunakan saat memberikan sambutan pada waktu ada dana bantuan Porprov dari KONI Provinsi Jatim seperti sebelumnya. Ternyata bantuan dari Koni Provinsi tidak ada sehingga dana yang ada tidak cukup untuk memberikan reward. Bahkan pihak KONI i sudah berupaya mencari sponsor kepada pihak ketiga hasilnya juga tidak ada.
Dia menuturkan dana hibah KONI Rp 4 miliar pada tahun 2022 tidak memungkinkan untuk alokasi reward dan pihaknya mengupayakan pengajuan anggaran pada 2023.”Reward sudah diberikan dan masuk anggaran di 2023,” tegasnya
Pria asal Madiun itu menambahkan ada tiga kategori yang menerima reward tahun ini, yaitu; atlet, official dan cabor.
Ada formula yang dibuat reward untuk official, KONI melihat perolehan medali dari atlet dan kategori medali yang diperoleh. “Sehingga ada perimbangan antara reward atlet dan official. Untuk atlet perorangan itu Rp 10 juta, official separuhnya. Sementara kategori beregu, disesuaikan dengan jumlah orangnya,” pungkas Mukayin.////









