“Supaya lurah atau lewat Ketua RT/RW setempat mendata warganya yang memang betul terdampak banjir kemarin, dokumen Adminduknya hilang maupun rusak,” tambahnya.
Dalam pelaksanakan program pengurusan perbaikan dokumen vrusak milik warga terdampak banjir tersebut mantan Kabag Humas dan Protokol era Bupati Abdullah Azwar Anas tersebut memastikan tidak dipungut biaya sepeserpun.
“Kita pastikan gratis tidak dipungut biaya. Jadi mulai KTP, Kartu Keluarga (KK), surat penting lainnya yang berkaitan dengan kependudukan dan catatan sipil bisa kita layani,” tegasnya.
Beberapa warga terdampak musibah banjir mengeluhkan dokumen penting rusak bisa dilihat di Lingkungan Sutri, Kelurahan Sobo.
Seperti yang dialami Sunarmi (50), warga setempat yang mengungkapkan, air luapan sungai Kali Sobo yang menggenangi pemukimannya Senin (17/10/2022) kemarin, membuat dokumen penting miliknya ikut terendam.
Dokumen penting yang ikut terdampak banjir tersebut antara lain; Kartu Keluarga (KK), ijazah, raport anaknya, beberapa sertifikat serta surat penting lainnya.////












