Banyuwangi, seblang.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan skema operasional menyeluruh untuk mendukung pemanfaatan 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diberikan secara gratis kepada para tukang becak lansia di Banyuwangi.
Skema yang disiapkan meliputi pendataan penerima, pembentukan paguyuban, penataan lokasi mangkal, hingga penyediaan fasilitas pengisian daya. Langkah ini dilakukan agar operasional becak listrik berjalan optimal, terawat, dan berkelanjutan.
Kepala Dishub Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, mengatakan pemerintah daerah juga menyiapkan pendampingan teknis dan operasional bagi para penerima manfaat.
Menurut Komang, para tukang becak penerima bantuan akan dihimpun dalam sebuah paguyuban. Selain memudahkan pemantauan, paguyuban juga berfungsi untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kendala teknis maupun nonteknis. Pembentukan paguyuban tersebut juga merupakan bagian dari permintaan Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) selaku penyalur bantuan.
“Supaya apabila ada kerusakan dan kendala lainnya bisa lebih mudah ditangani. Kami juga akan berkoordinasi terkait lokasi mangkal, sehingga tempat mangkal dapat sekaligus menjadi lokasi pengisian daya,” ujar Komang.
Dalam mendukung operasional harian, Dishub Banyuwangi akan berkoordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), salah satunya Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan. Hal ini mengingat banyak tukang becak yang selama ini beraktivitas di kawasan pasar tradisional.
“Pasar-pasar tradisional diharapkan dapat menyediakan fasilitas pengisian daya. Begitu juga di stasiun, agar tukang becak yang mangkal di sana memiliki akses pengisian baterai,” jelasnya.
Selain kesiapan infrastruktur, Dishub Banyuwangi juga akan membahas aspek regulasi dan keselamatan bersama Satlantas Polresta Banyuwangi. Pembahasan difokuskan pada pengaturan lalu lintas serta keselamatan pengemudi becak listrik di jalan raya.
Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto telah diserahkan kepada para tukang becak lansia di Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (24/1/2026). Bantuan tersebut diproyeksikan mendukung berbagai program Pemkab Banyuwangi, termasuk sektor pariwisata serta program Jumat transportasi umum bagi aparatur sipil negara (ASN).
Penyerahan becak listrik berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan dan dihadiri langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Ketua GSN Nanik S. Deyang, jajaran pejabat Pemkab Banyuwangi, serta pengurus GSN tingkat nasional dan provinsi.
Becak listrik yang diserahkan merupakan unit baru dengan desain modern dan dinilai berpotensi menunjang aktivitas pariwisata. Wisatawan domestik maupun mancanegara dapat memanfaatkannya untuk berkeliling kota maupun mengakses berbagai destinasi wisata di Banyuwangi.
Becak listrik produksi PT Pindad tersebut diklaim memiliki jarak tempuh hingga 40 kilometer dengan kecepatan maksimal 20 kilometer per jam, sehingga jangkauan layanan tukang becak menjadi lebih luas dibandingkan becak kayuh konvensional.//////////










