Disbupdar Banyuwangi Bareng Dishub Berupaya Cari Solusi Atasi Permasalahan Ojol dengan Penyedia Jasa Transportasi Konvensional

by -1744 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono


 

Banyuwangi, seblang.com – Kami sedang melakukan koordinasi agar transportasi online dan offline di wilayah Banyuwangi bisa sejalan. Selain itu juga mendorong agar aplikasi online bisa offline meskipun di lokasi tempat mangkal tertentu dan yang berbeda. Sehingga butuh transformasi tidak hanya sekedar menggunakan pola lama.


Ungkapan tersebut disampaikan M Yanuarto Bramuda, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi kepada wartawan media ini.

Menurut Bram, sapaan akrab Kadisbudpar Banyuwangi kemajuan jaman bukan sesuatu yang ditakuti tetapi harus diikuti dan semua harus berkolabirasi meskipun kuota atau tempatnya mangkalnya di lokasi yang sudah ditetapkan.

Ini kan budaya lama dari masyarakat misalnya di sekitar terminal atau stasiun kareta api. Mungkin dengan tidak kehilangan tempatnya tetapi merubah tidak hanya sekedar manual tetapi menggunakan online,” jelas Brams.

Terkait kasus terjadinya gesekan antara Ojol dengan penyedia jasa transportasi konvensional, lanjut dia pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan berupaya menyatukan mereka yang ada di beberapa pangkalan.

”Rezeki menjadi bagian yang sulit kita atasi tetapi percayalah dengan niat yang baik Insya Allah semua dapat diselesaikan bareng-bareng,” pungkas Bram.

Seperti diberitakan sebelumnya, persoalan antara moda transportasi online dengan angkutan konvensional di sebagian wilayah Banyuwangi sampai saat ini masih belum ada solusi dari pemerintah baik dari Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi maupun dinas terkait yang lain.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *