Banyuwangi, seblang.com – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan menjelang Lebaran. Di Banyuwangi, sebanyak 211.782 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan beras dan minyak goreng.
Bantuan ini bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menyasar warga yang terdaftar dalam data penerima bantuan sosial nasional. Penyaluran pada Maret ini menjadi tahap perdana di tahun 2026.
Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Namun, pada tahap ini bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan.
“Jadi yang diterima warga merupakan rapelan Februari dan Maret, totalnya 20 kilogram beras dan 4 liter minyak,” ujar Plt Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi, Puguh Setyo W, Selasa (17/3/2026).
Distribusi bantuan dilakukan melalui Bulog Cabang Banyuwangi dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial.
Penyaluran mulai dilakukan sejak 16 Maret 2026. Sejumlah kelurahan di Kecamatan Banyuwangi menjadi lokasi awal distribusi sebelum menjangkau wilayah lainnya.
Kepala Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, memastikan penyaluran dilakukan secara bertahap hingga seluruh kecamatan terjangkau.
“Target kami, akhir April sudah tuntas,” ujarnya.
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, turut memantau langsung distribusi di Kelurahan Penganjuran. Ia menilai bantuan ini penting di tengah fluktuasi harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.
“Bantuan ini bisa membantu kebutuhan dapur warga sekaligus menjaga daya beli,” katanya.
Penyaluran dilakukan berbasis desa dan kelurahan. Warga diminta hadir sesuai jadwal dengan membawa KTP, KK, serta undangan.
Bagi penerima yang tidak dapat hadir, seperti lansia atau sedang sakit, pengambilan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dengan syarat dokumen tetap lengkap.
Skema ini diharapkan membuat distribusi lebih tertib dan tepat sasaran, sekaligus membantu warga prasejahtera menghadapi momentum Lebaran. (*)











