Banyuwangi , seblang.com – Cuaca dingin pada malam hari hingga pagi hari sangat berbahaya bagi kesehatan. Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai fenomena yang dinamakan Bediding tersebut.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menyebut, fenomena Bediding atau cuaca dingin dapat berisiko menyebabkan gangguan kesehatan karena cuaca yang cenderung lebih dingin dari biasanya.
“Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti batuk pilek, bibir pecah-pecah, mimisan, kulit menjadi kering, bibir dan kulit telapak kaki bisa pecah-pecah,” katanya, Sabtu (06/08/2022).
Menurutnya, adapun penyakit yang berisiko kambuh akibat fenomena Bediding ini seperti asma (sesak panas), rinitis alergi (pilek alergi), sinusitis hingga alergi kulit karena udara dingin. Hal ini perlu diwaspadai terutama bagi warga usia lanjut.
Sedangkan, Jika bediding terus berlangsung akan terjadi penurunan suhu tubuh (hipotermia). Masyarakat yang mempunyai risiko tinggi gangguan kesehatan karena cuaca dingin, yaitu orang usia lanjut, masyarakat dengan komorbid, penyakit diabetes, gangguan jantung, dan pembuluh darah.
Amir menyarankan, selama fenomena Bediding berlangsung, agar diminta menggunakan jaket yang dapat menutupi seluruh tubuh. Serta masker, tutup kepala, kaos kaki tebal dan sarung tangan, terutama saat pagi hari dan malam hari.











