Dinas PU CKPP Banyuwangi Susun Master Plan Drainase Perkotaan Atasi Genangan Air

by -1450 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Foto dokumen ketika kawasan Kantor Pemda Banyuwangi tergenang air kala musim hujan dengan curah tinggi.


Banyuwangi, seblang.com – Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Banyuwangi tengah menyusun master plan drainase perkotaan. Hal ini guna menyelesaikan permasalahan genangan air di jalanan perkotaan Banyuwangi kala musim hujan dengan curah tinggi.

Genangan air tersebut selain mengganggu arus lalu lintas, juga membahayakan pengguna jalan. Selain itu dapat mengakibatkan infrastruktur jalan aspal cepat rusak. Bahkan genangan air pun masuk ke rumah-rumah warga.


Sekretaris  Dinas PU CKPP Banyuwangi I Komang Sudira Atmaja, S.Pt, M.Si, mengatakan, master plan drainase akan terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah, tata ruang dan rencana sektoral lainnya. Agar, penanganan banjir di wilayah perkotaan Banyuwangi lebih komprehensif.

Menurutnya, dalam master plan tersebut ada tiga titik yang telah teridentifikasi. Pertama kawasan di depan Kantor Pemda (Bupati Banyuwangi), kedua di kawasan Karangente dan ketiga di kawasan Sukowidi Klatak Kalipuro tepatnya di depan SDN 1 Klatak.

Sekretaris Dinas PU CKPP Banyuwangi I Komang Sudira Atmaja, S.Pt, M.Si

“Kita sudah merencanakan estimasi curah hujan dan alur-alur yang akan kita bangun dengan membuat semacam rekayasa supaya proses untuk pembuangan air (hujan) bisa lancar,” kata Komang kepada seblang.com saat ditemui di kantornya Kamis (31/8/2023).

Namun demikian, lanjut Komang, dalam proses perencanaan tersebut membutuhkan dukungan yang sangat besar untuk mempercepat aliran air menuju ke saluran akhir, yakni sungai.

Sebagai contoh di kawasan kantor Pemda. Komang mengatakan, alternatif pertama jika dibuat rekayasa aliran air menuju ke sungai Kalilo, yakni dengan membuat saluran air baru dari arah kantor Pemda langsung ke jalan Ahmad Yani. Lalu menuju ke utara, Jalan Dr. Sutomo dan berakhir turun ke Sungai Kalilo.

“Biayanya, cukup besar. Namun itu adalah alternatif jangka panjang yang harus kita selesaikan,” ujarnya.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *