Banyuwangi, seblang.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) mulai merealisasikan pembangunan permanen Jembatan Sungai Lembu di Kecamatan Pesanggaran.
Jembatan yang menghubungkan Desa Sumberagung, Desa Kandangan, dan Desa Sarongan itu kini memasuki tahap pengerjaan fisik. Saat ini, kontraktor mulai mengerjakan pemasangan tiang pancang sebagai bagian dari pembangunan struktur jembatan.
“Progres pembangunan sampai sekarang kurang lebih masih 10 persen. Saat ini masih kegiatan pemasangan tiang pancang di sisi sebelah timur,” kata Plt Sekretaris Dinas PU CKPP Banyuwangi yang juga menjabat Kabid Bina Marga, Ebta Adharisandi, kepada seblang.com, Kamis (3/9/2026).
Pembangunan Jembatan Sungai Lembu merupakan salah satu Proyek Strategis Daerah (PSD) Pemkab Banyuwangi tahun 2026. Pengerjaan ditargetkan rampung pada Desember 2026, namun Dinas PU CKPP mendorong agar penyelesaian dapat dilakukan lebih cepat.
“Target penyelesaiannya bulan Desember, tapi insyaallah November selesai,” ujar Ebta.
Secara teknis, jembatan permanen tersebut memiliki lebar sekitar 6 meter dengan bentang sekitar 14 meter. Struktur pondasi menggunakan tiang pancang, sedangkan bagian abutment dan lantai jembatan menggunakan konstruksi beton.
“Untuk anggarannya bersumber dari APBD sebesar Rp2.841.855.970,” kata Ebta.
Kehadiran jembatan permanen ini nantinya akan mengembalikan akses utama masyarakat di tiga desa tersebut. Selain menunjang mobilitas warga, keberadaan jembatan juga berperan dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Jalur tersebut menjadi akses bagi kendaraan pengangkut hasil pertanian dan perkebunan, mobilitas pedagang, distribusi kebutuhan sehari-hari, hingga akses menuju sejumlah destinasi wisata di kawasan Pesanggaran.
“Semoga pembangunan berjalan lancar dan nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ebta.
Sebelumnya, akses masyarakat di kawasan tersebut sempat terganggu setelah Jembatan Sungai Lembu mengalami kerusakan akibat luapan sungai pada 15 Juli 2025. Kondisi itu berdampak terhadap mobilitas warga yang menggunakan jalur penghubung antardesa tersebut.
Untuk memastikan akses masyarakat tetap berjalan, Dinas PU CKPP Banyuwangi kemudian membangun jembatan darurat yang dapat dilalui kendaraan roda dua. Jembatan tersebut selesai dibangun pada 18 Juli 2025.
Dinas PU CKPP Banyuwangi kemudian membangun jembatan sementara berbahan baja dengan sistem knock down yang dapat dilalui kendaraan roda empat. Infrastruktur tersebut menjadi akses sementara bagi masyarakat sembari menunggu pembangunan jembatan permanen rampung.//////












