Realitas yang ada tentunya mampu meningkatkan semangat dan gairah bagi Disbudpar Banyuwangi sebagai pemangku kepentingan pariwisata bahwa proses pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi Covid 19 sudah mulai terlihat.
Menurut Bram tingkat okupansi hotel-hotel di Banyuwangi juga menggeliat bahkan tercatat hampir 99 persen hotel penuh bahkan meluber sampai pada homestay yang ada.
“Kue pariwisata benar-benar bisa dirasakan oleh para pelaku wisata di Banyuwangi mulai penyedia jasa penginapan, homestay travek agen dan rent car,” tambah Bram.
Untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meskipun belum ada data resmi tetapi berdasarkan pengamatan di lapangan, beberapa gerai yang menyediakan oleh-oleh khas Banyuwangi juga mengalami lonjakan.
”Bahkan yang terpantau di Bandara pulang dengan membawa tas dan oleh-oleh masing-masing yang bentuknya kardus. Bahkan saat kami mau beli salahsatu gerai kehabisan. Ini menjadi tanda sisi positif kemajuan pariwisata terhadap UMKM di Banyuwangi,” pungkas Bram.//////












