“Saya di sini hanya kuli bangunan mas, saya mengerjakan hanya sebatas perintah dari mandor, Memang mas itu banyak batu bongkaran pondasi lama dipakai kembali,” ucap seorang pekerja. Selasa(29/4/25)
Ketua BCW (Banyuwangi Corruption Watch) Masruri mengatakan semestinya di dalam RAB (rencana anggaran belanja) semua sudah tertuang mas. “Ya kalau menurut saya di sana kan sudah ada anggaranya, koq malah memakai batu lama, serta saat memasang pondasi semestinya jangan di saat air mengalir. Setidaknya ada alcon atau mesin penyedot air untuk mengeringkan dulu. Saya yakin ini sudah pasti pondasinya tidak bertahan lama. Kan kasian penerima manfaatnya, apalagi papan informasi proyek juga tidak ada “Katanya .
Para petani sebagai penerima manfaat mengatakan agar pihak dari instansi dinas terkait untuk melihat dan menegur pihak CV nya agar bekerja sesuai dengan panduan RABnya.//////











