Ia menambahkan, menurunnya angka Kriminalitas Di kota Malang terjadi karena tingginya kesadaran masyarakat, meningkatnya patroli kepolisian dalam menjaga Kamtibmas.
Selain itu lanjut Kapolresta Malang Kota, juga karena bertambahnya pelaku yang ditangkap atau diamankan sehingga sel-sel jaringan semakin sedikit.
Dan yang tak kalah penting menurut Kombes BuHer ( sapaan akrab Kapolresta Malang Kota) adanya partisipasi dari masyarakat yang sangat tinggi terkait dengan perlindungan Jiwa raga dan harta benda yang mereka miliki.
“Sejauh ini kami berupaya untuk menangani kasus-kasus yang terjadi dengan baik bukan hanya kasus yang viral saja tetapi seluruh laporan yang kami terima langsung ditindaklanjuti seperti adanya kasus bullying atau kejahatan terhadap perempuan dan anak seperti yang mengaku tabib saat ini sudah diproses,” terang Kombes BuHer.
Ia menegaskan, pada tahun 2023 nanti Polresta Malang Kota akan memiliki konsep Integrasi dan Kolaborasi, melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder dan beberapa komunitas yang ada untuk terjun ke sekolah-sekolah guna memberikan edukasi, informasi dan sosialisasi.
“Tujuannya adalah bukan hanya untuk memberikan efek Jera terkait dengan hukuman tetapi juga paham terkait dengan dampak yang akan terjadi pada anak-anak korban perundingan atau bullying dan pemulihannya butuh proses waktu yang cukup panjang” pungkas Kombes Buher. (*)












