Oleh karena itu pihaknya bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo melakukan sidak.
“Menurut pengawas SPBU Panarukan, kelangkaan BBM solar tersebut, ada keterlambatan droping dari Pertamina,” sambung Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa untuk mencegah antrean panjang di SPBU yang stok BBM Solarnya masih ada, pihaknya telah menurunkan anggota untuk mengatur antrian agar tidak terjadi kemacetan di Jalur Pantura.
”Kami mengimbau kepada pihak SPBU agar dalam pendistribusiannya sesuai dengan ketentuan dan aturan yang telah ditentukan pemerintah,” ungkap Kapolres.
Sistem pengawasan yang dilakukan pihak Pertamina terhadap SPBU cukup ketat dan menggunakan sistem digitalisasi.
“Dengan adanya pengawasan secara ketat yang dilakukan Pertamina menggunakan sistem digitalisasi, maka pendistribusian SPBU bisa dipantau dengan cermat,” jelas AKBP Dr. Andi Sinjaya.









