Sementara itu, pasangan yang bercerai di kabupaten Banyuwangi rata-rata masih didominasi dan di latar belakangi oleh faktor ekonomi, ada sekitar 60 persen.
Namun, ada pula faktor yang menjadi tren dalam beberapa tahun ini, yaitu aktivitas media sosial (medsos).
Subandi menambahkan, sejak sekitar 2010, media sosial menyumbang cukup besar alasan pasangan untuk bercerai. Salah satu pemicu hadirnya pihak ketiga dan aktivitas negatif yang mendorong pasangan untuk bercerai.
“Sekitar 20-30 persen alasan salah satu pihak mengajukan perceraian karena aktivitas di medsos,” ujarnya.
Kemudian, fakta lain yang juga tergolong baru, yakni banyaknya pasangan muda yang memutuskan bercerai, ada kenaikkan jumlah pasangan berusia di bawah 30 tahun yang bercerai dari tahun ke tahun.
“Tahun ini juga banyak. Jumlah pasangan muda bercerai karena beberapa faktor, yang paling dominan dari segi mental,” tegasnya./////











