Bahas KUPA-PPAS Perubahan APBD 2022, Komisi III DPRD Banyuwangi Minta Target PAD Ditingkatkan

by -1790 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono

Realisasi pendapatan daerah periode 1 Januari hingga 29 Juli mencapai Rp 1,67 triliun. Angka ini setara dengan 55.87 persen target yang ditetapkan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022 sebesar Rp 2.989 triliun.

Padahal, pada periode realisasi yang sama tahun 2021 lalu, pendapatan daerah baru berada di kisaran 55,45 persen. Tepatnya, Rp 1.664 triliun dari target yang mencapai Rp 3 triliun.

Secara persentase, pendapatan asli daerah (PAD) menjadi penyumbang total pendapatan daerah tertinggi dibandingkan dua pos yang lain, yakni transfer pendapatan atau dana perimbangan serta pendapatan lain daerah yang sah.

realisasinya, PAD tembus rincian Rp 229,73 miliar atau setara 57,86 persen dari target sebesar Rp 518.001 miliar. Realisasi PAD tahun ini meroket dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang ”hanya” Rp 263,27 miliar alias 52,04 persen dari target sebesar Rp 505,89 miliar.

Sementara itu, pendapatan transfer periode 1 Januari hingga 29 Juli terealisasi sebesar Rp 1.356 triliun atau 56,29 persen dari target Rp 2.409 triliun. Angka ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, yakni sebesar Rp 1.292 triliun (55,08 persen) dari target Rp 2.345 triliun.

Sedangkan realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah tahun ini jeblok, yakni sebesar Rp 14,85 miliar atau sebesar 23,48 persen dari target Rp 63,23 miliar. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, realisasi pendapatan daerah lain yang sah telah mencapai Rp 108,72 miliar atau 73 persen dari target Rp 148,94 miliar.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *