Banyuwangi, seblang.com – Cermati perkiraan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2022. Komisi III DPRD Banyuwangi menggelar rapat kerja bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerja.
SKPD yang dimaksud antara lain Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Pengelola dan Aset Daerah (BPKAD), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi Emy Wahyuni Dwi Lestari membenarkan realisasi PAD periode 1 Januari hingga akhir Juli lalu sudah mencapai 60 persen lebih dari target yang ditetapkan.
” Kami berharap target PAD pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2022 bisa ditingkatkan. Tentu menyesuaikan dengan potensi yang kita miliki,” ucap Emy Wahyuni Dwi Lestari saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Senin (30/08/2022)
Di sisi lain, Komisi III DPRD menyorot realisasi retribusi persetujuan bangunan gedung (PBG) yang hingga akhir Juli masih nihil. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, realisasi retribusi PBG sudah mencapai Rp 1 miliar, tepatnya sebesar 986,05 juta dari target sebesar Rp 2,91 miliar.
”Realisasi retribusi yang masih sangat minim menjadi perhatian kami. Kami berharap, instansi terkait melakukan upaya-upaya untuk mendapatkan pendapatan asli daerah dari retribusi PBG bisa segera masuk,” pungkasnya.









