Dalam kesempatan itu, Prakosa Adi selaku Dosen Pembimbing Tim P2MD mengatakan banyak sekali manfaat yang diperoleh para mahasiswa selama 3 pekan melaksanakan kegiatan program pemberdayaan masyarakat desa selain bisa mentransfer (memberikan) ilmu tetapi juga memperoleh atau mendapat ilmu dari warga masyarakat Desa Bodag.
“Tidak terasa kegiatan pelaksanaan P2MD adik-adik Mahasiswa UNS di Caruban sudah dipenghujung acara atau 3 minggu kegiatan di sini. Saya amati banyak manfaat yang bisa diperoleh adik-adik mahasiswa selama kegiatan P2MD di Desa Bodag, Kare, Madiun. Manfaat itu antara lain mendapatkan ilmu tentang kemasyarakatan, yaitu Ilmu tentang bagaimana bersosialisasi dan komunikasi dengan masyarakat Bodag yang penuh terbuka, bersahabat, ramah tamah yang mau menerima kami dari akademisi dalam memberi dan menerima ilmu. Kami mewakili dari pihak kampus mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamya kepada Pemerintah Desa, pelaku UMKM, warga desa yang selama ini direpoti oleh adik-adik mahasiswa. Kegiatan ini tentunya tidak berakhir sini tapi ada next step (program selanjutnya) yang akan dibawa di sini pada bulan November depan, “ pungkas Prakosa Adi.

Pada pemaparan kegiatan yang telah dilakukan dan produk yang dihasilkan selama P2MD di Desa Bodag, antara lain Produk Sabun Batang dan Sabun Cair dari bahan baku lemak Kakao, Rempah coklat atau kakao, keripik dari kulit singkong. Semua Produk dihasilkan para mahasiswa itu melalui rangkaian tahapan-tahapan, antara lain observasi awal, diskusi permasalahan yang ada, uji lab di kampus dengan menggunakan literatur-literatur yang ada dan juga dari internet sebelum diuji di Bodag, Uji panelis untuk menentukan tingkat kesukaan.
Sekretaris Desa Bodag Darmaji kepada awak media seblang.com menuturkan sangat berterimakasih sekali kepada Dosen Pembimbingnya Rizka Mulyani, S.Pt., M.Sc dan Prakoso Adi, S.TP., M.Sc. dan para mahasiswa UNS di Caruban yang telah melaksanakan kegiatan P2MD yang berjalan lancar dan sukses. Atas nama Pemerintah Desa meminta maaf bila selama dalam pelaksanaan kegiatan di Desa Bodag ada kurangnya, ada kesalahan, ada perbuatan yang kurang berkenan dari masyarakat atau Pemdes.
“Saya sangat berterimakasih sekali atas adanya kegiatan P2MD dari Mahasiswa UNS kampus di Caruban. Para mahasiswa telah memberikan secara langsung ilmu yang didapat kampus kepada para pelaku UMKM di Desa kami dengan inovasi-inovasi baru produk olahan dari sumber daya alam yang ada. Karena seperti diketahui bersama untuk SDM di desa sangat terbatas yang perlu pembinaan dan pengembangan serta campur tangan pihak lain. Bilamana ada program P2MD lagi, kami atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Bodag siap menerima dengan tangan terbuka dan senang hati. Kami atas nama Pemerintah Desa menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya bilamana selama kegiatan P2MD di Bodag ada kurangnya, ada salahnya, ada sesuatu hal atau perbuatan yang kurang berkenan pada Bapak/Ibu Dosen dan para mahasiswa semuanya, “ pungkas Darmaji.////












