Bang Sandi yakin, dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, Tamansari akan menjadi desa wisata tujuan dunia. Karena pariwisata ini hanya menunjang dan menjadi pilar, serta yang menopang kehidupan disini adalah budayanya.
“Untuk itu, Tamansari harus terus bergerak untuk berprestasi agar dapat mengejar menjadi wisata kelas dunia,” pungkas Sandi.
Menerima penghargaan yang bergensi, Ketua Lembaga Desa Wisata Tamansari, Mahsun mengungkapkan kegembiraan karena yang kesekian kali desa Tamansari mendapat penghargaan.
“Kami sangat bangga, tentu ini menjadi modal untuk terus mengakomodir potensi SDM dan SDA yang ada di Desa Tamansari. Kami akan terus menggali potensi, berkreasi dan inovasi-inovasi baru untuk mendukung pengembangan Desa Wisata Tamansari,” ungkap Mahsun.
Asean Tourism Standart 2023 dilaksanakan bertepatan dengan Asean Tourism Forum 2023 di Yogyakarta yang diikuti 10 negara ASEAN.////












