Mantan Karyawan BPS itu menambahkan dengan adanya joging track secara otomatis akan meningkatkan harga tanah pertanian yang ada. Karena dengan adanya jalur joging track ini akan memudahkan akses menuju lahan pertanian warga bisa menambah value untuk lahan di sekitarnya
Bangunan joging track secara umum diharapkan bisa menggerakkan perekonomian masyarakat. Yang secara bersamaan bisa menjadi daya tarik wisata olahraga di Desa Tamansuruh yang sangat value for money.
“Dengan berwisata ke joging track ini otomatis wisatawan akan bisa berolahraga alam, mendapatkan pengetahuan/ilmu tentang pertanian yang ada, udara segar bebas polusi dan bisa menikmanti aneka masakan tradisional serta pentas seni budaya masyarakat Osing,” imbuh Kang Teguh.
Dia menambahkan sebagai upaya menumbuhkembangkan budaya masyarakat untuk sadar wisata, sebelas warga yang mempunyai lahan pertanian yang dilalui joging track diajak studi tiru ke Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan dan Desa Tegal Alang – Ubud Kabupaten Gianyar Bali.
Dalam pelaksanaan program sosialisasi jogging track yang digelar beberapa waktu lalu, bukan hanya melibatkan Pemdes Tamansuruh dan Waroeng Kemarang. Tetapi, dihadiri perwakilan Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi dan Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi./////











