Desa Pakel Banyuwangi Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Rutin Bagikan Telur ke Warga Kurang Mampu

by -9 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono


“Pengembangan peternakan ayam petelur sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong desa memperkuat produksi pangan lokal. Semoga semakin banyak desa mengembangkan inisiatif serupa sehingga kemandirian pangan terus meningkat,” tambah Ipuk.

Kepala Desa Pakel, Mulyadi, menjelaskan saat ini terdapat 430 ayam petelur yang dibudidayakan. Setiap hari, ayam-ayam tersebut menghasilkan 18–20 kilogram telur atau sekitar 500 kilogram per bulan.


Hasil produksi dijual dengan harga Rp25.000–Rp26.000 per kilogram. Keuntungan penjualan masuk ke kas desa untuk mendukung pelayanan dan pembangunan.

“Kami jual di wilayah sini. Bahkan setiap dua pekan sekali, produksi telur kami bagikan gratis ke warga kurang mampu maupun yang mengalami stunting,” ujar Mulyadi.

Camat Licin, Donny Arsilo Sofyan, menambahkan peternakan ini mempekerjakan warga setempat. Modal awal pengembangannya menggunakan Dana Desa melalui Program Ketahanan Pangan.

“Sesuai aturan, minimal 20 persen dana desa harus dialokasikan untuk ketahanan pangan. Di Pakel digunakan untuk peternakan ayam petelur. Sementara desa lain di Kecamatan Licin menyesuaikan potensinya, seperti peternakan kambing, perkebunan hidroponik, dan lainnya,” terang Donny. (*)

iklan warung gazebo