Ditambakan dia, program alih media arsip vital desa ini telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.
“Saat ini ada 15 desa yang sudah menerapkan arsip digital. Kita akan terus geber program ini, secara bertahap seluruh desa bisa menerapkan program ini sehingga arsipnya menjadi aman dan tertata lebih rapi,” kata Zen.
Sementara itu, Kepala Desa Wringin Putih, M. Nur Hadi, mengatakan sangat antusias dengan program digitalusasi arsip ini. Menurutnya, ini akan meningkatkan kemananan dokumen-dokumen penting yang dimiliki warga.
“Kami senang dengan program ini, termasuk aparat-aparat kami antusias untuk ikut pelatihannya. Arsip yang dibutuhkan sewaktu-waktu pun, kita mencari file-nya lebih mudah dibanding arsip fisik,” kata Nur. (*)











