Desa Banjar, Sentral Produksi Gula Aren di Banyuwangi

by -1157 Views
Wartawan: Wimbo Andi Sasono
Editor: Herry W. Sulaksono

“Kuliner itu berbentuk jajanan yang disebut nyamplung,dan kopi gulo i,” ujar Sunandi.

Sunandi menjelaskan, yang disebut nyamplung adalah sawi (Singkong) mentah yang direbus dengan air nira aren yang hendak dibuat menjadi gula.

“Kemudian Kopi gulo Kempligan adalah kopi hitam hasil pertanian di desa kami, yang dinikmati dengan potongan gula aren, namun tidak dilarutkan seperti biasanya, tetapi kopi itu diminum kemudian kita gigit gula aren tersebut, begitulah cara menikmatinya disini,” pungkas Sunandi.

Suroso (54) Salah satu masyarakat pengrajin gula aren, ia mengatakan sejak remaja dirinya bersama ayahnya sudah menekuni pekerjaan tersebut.

“Ya sejak saya mageh lanceng mas, wes turun temurun mulo penggaweane sampun gedigenan (seal saya masih remaja, sudah turun temurin seperti begini),” kata Suroso.////

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *