“Sudah beberapa waktu ini yang kita lakukan terutama deteksi terhadap hotspot dan saat ini memang lebih mendominasi dalam kegiatan pencegahan,”kata Irjen Toni.
Langkah pencegahan diprioritaskan karena menurut Irjen Toni, begitu ada peristiwa kebakaran dengan satu medan yang sulit kemudian keterbatasan sarana prasarana mobilitas yang juga tinggi air akan menjadi penghambat dalam langkah-langkah pemadaman.
“Karena saat ini memang kita lebih mendominasi dalam kegiatan pencegahan mengingat tentunya ada prioritas yang memang kita harus lakukan dengan melakukan sosialisasi pencegahan mengedukasi mengajak masyarakat untuk lebih aktif lagi mengingatkan mereka tentang bahaya kebakaran ini,” jelasnya.
Kapolda Jatim juga telah memerintahkan Kepala Biro Operasi dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim untuk publikasi dan edukasi kepada Masyarakat untuk pencegahan terjadinya karhutla.
“Pak Karoops, Pak Kabidhumas mulai publikasi sudah mengelola untuk berkolaborasi dengan masyarakat stakeholder yang lain bisa memastikan, bahwa langkah-langkah pencegahan termasuk juga dengan langkah-langkah pemadaman ini juga bisa dilakukan secara berkesinambungan,”pungkas Irjen Toni. (*)











