Banyuwangi, seblang.com – Pertikaian berdarah antara dua saudara kandung terjadi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Supri (47) menyabet leher adiknya, Sutris (45), menggunakan sabit, Jumat (9/1/2025) siang, setelah terlibat cekcok yang dipicu emosi lama.
Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 11.45 WIB ketika tersangka sedang tidur di dalam kamar. Tiba-tiba korban datang sambil menendang-nendang pintu kamar dan berteriak menantang.
“Korban berteriak ‘tangio pret, ojo gedi cangkeme nek wani metuo’ yang artinya kira-kira ‘bangun pret, jangan besar mulutnya kalau berani keluar’,” kata AKP Budi Hermawan.

Ucapan tersebut membuat tersangka tersulut emosi. Supri kemudian keluar dari kamar dan mengambil senjata tajam jenis sabit yang berada di atas meja.
Keduanya lalu berhadap-hadapan di teras rumah dan terlibat adu mulut. Situasi semakin memanas ketika korban mencekik leher pelaku. Merasa terancam, Supri langsung mengayunkan sabit yang dibawanya ke arah leher korban.










