Setelah 6 bulan diberikan makanan pendamping ASI, menurutnya asi tetap harus diberikan sampai 2 tahun, balita dikasi makanan bergizi, dan mengikuti kegiatan posyandu. Dan jika terjadi sesuatu, balita tersebut bisa langsung tertangani.
“Harapannya statunting di Banyuwangi terus menurun,” harap Uni Hidayati ST., MM.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi Henik Setyorini, A.P., MSi., juga berharap kolaborasi dan sinergi antara PKK, kepala desa, kader – kader bisa mengadakan dapur sehat atasi stunting, bisa dari anggaran CSR, Dana Desa, dan Alokasi Dana Desa.
“Dengan kolabirasi semua pihak ini minimal 52 anak stunting di Sarimulyo angkanya turun, dan tak ada lagi anak stunting,” terang Henik Setyo Rini, saat mendampingi Uni Hidayati.
Didik Eko Andriyanto S.Pd Kepala Desa Sarimulyo, menerangkan jika stunting di desanya sudah beransur turun. Hal ini berkat kolaborasi semua pihak yang bahu membahu menangani penyakit tersebut.
“Alhamdullah, saat ini angkanya sudah turun,” jelas Didik, usai kegiatan berlangsung.
Kegiatan launching ini dihadiri Forpimka Kecamatan Cluring, dan seluruh unsur pemerintah desa setempat.//////









