Bupati Malang Tinjau SMPN 1 Karangploso, Dorong Digitalisasi dan Sekolah Unggulan

by -22 Views
Wartawan: Ahmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Malang H.M Sanusi saat berkunjung ke SMPN 1 Karangploso


Malang, seblang.comBupati Malang H.M. Sanusi meninjau SMP Negeri 1 Karangploso, Kabupaten Malang, Rabu (21/1/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Malang untuk memantau kualitas pendidikan sekaligus mendorong percepatan peningkatan mutu sekolah menuju kategori sekolah unggulan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Malang melihat langsung aktivitas pembelajaran, mengecek fasilitas sekolah, serta berdialog dengan kepala sekolah dan para tenaga pendidik.


Secara umum, Sanusi menilai penyelenggaraan pendidikan di SMPN 1 Karangploso sudah berjalan dengan baik, baik dari sisi jumlah peserta didik maupun dinamika proses belajar mengajar.

“Khusus di SMPN 1 Karangploso, pendidikannya sudah bagus. Muridnya juga banyak dan kegiatan pembelajarannya mulai berjalan dengan baik,” ujar Bupati Malang, H.M. Sanusi.

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi pembelajaran berbasis digital yang telah diterapkan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi, termasuk pendekatan pembelajaran berbasis gim (game), menjadi langkah penting untuk menyesuaikan pendidikan dengan perkembangan zaman dan karakter peserta didik.

“Inovasi-inovasi, termasuk inovasi berbasis game, sudah cukup banyak dikembangkan. Ini menunjukkan sekolah mulai adaptif terhadap pembelajaran modern,” katanya.

Selain aspek akademik dan digitalisasi, Sanusi menekankan pentingnya penguatan pendidikan berbasis budaya lokal. Ia menilai keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian budaya menjadi kekuatan utama dalam pembentukan karakter siswa.

“Kegiatan kesenian seperti karawitan dan pembelajaran Bahasa Jawa berjalan dengan baik. Ini menjadi nilai tambah bagi pembentukan karakter peserta didik,” imbuhnya.

Meski demikian, Bupati Malang juga memberikan catatan evaluasi, khususnya terkait peningkatan mutu akademik siswa secara merata. Salah satu indikator yang disoroti adalah capaian nilai akademik siswa yang masih perlu ditingkatkan.

“Untuk sementara masih perlu evaluasi peningkatan mutu. Dari sekitar 200 hingga 300 siswa, yang mencapai nilai 9 masih sekitar sembilan murid. Ini tentu harus menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan,” tegasnya.

Catatan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang yang mendorong implementasi program sekolah unggulan, dengan target capaian nilai akademik tinggi di setiap mata pelajaran.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Karangploso, Arifin, menyampaikan bahwa pihak sekolah berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, terutama dalam pengembangan sekolah berbasis budaya dan digital.

“Intinya, kami selalu meminta dukungan untuk penguatan keunggulan SMPN 1 Karangploso, khususnya yang berkaitan dengan budaya dan digital,” ujarnya.

Ia juga mengakui adanya sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program sekolah unggulan, terutama terkait target capaian nilai minimal 9 di setiap mata pelajaran. Untuk itu, sekolah telah menyiapkan langkah-langkah strategis.

“Terkait target sekolah unggulan tersebut, kami akan melakukan persiapan, terutama karena dibutuhkan peningkatan sumber daya manusia (SDM),” pungkasnya.

Selain meninjau SMPN 1 Karangploso, Bupati Malang H.M. Sanusi yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistiawan, sejumlah kepala OPD, serta jajaran Dinas Pendidikan juga melakukan peninjauan ke SDN Pagentan 5 Singosari, SDN 3 Toyomarto, SDN 1 Pagentan Singosari, dan SMPN 1 Singosari.//////////

iklan warung gazebo