Bupati Malang Apresiasi SMPN 1 Bululawang, Dorong Sekolah Unggulan Berbasis Prestasi dan Anti-Bullying

by -19 Views
Wartawan: Ahmad Suseno
Editor: Herry W Sulaksono
Bupati Malang, H.M Sanusi didampingi Kepala Sekolah SMPN 1 Bululawang, Suntoro dan Kepala Dinas Pendidikan, Bagus Sulistiawan saat menandatangani dukungan anti bullying dan sekolah ramah anak

Malang, seblang.comBupati Malang H.M. Sanusi memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pendidikan serta kreativitas siswa saat meninjau sekolah unggulan SMPN 1 Bululawang, Kamis (5/2/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam memperkuat mutu pendidikan sekaligus mewujudkan sekolah ramah lingkungan dan bebas perundungan.

Bupati Sanusi menilai SMPN 1 Bululawang telah menunjukkan capaian akademik yang membanggakan, khususnya pada mata pelajaran utama. Ia menyebut kualitas siswa sekolah tersebut berada di atas rata-rata.

“Penyambutannya cukup bagus. Anak-anaknya sudah banyak yang kreatif, dan kualitasnya, setelah saya tanyakan, nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan IPA hampir rata-rata 9 semua,” ujar H.M. Sanusi di sela kunjungan.

Lebih lanjut, Sanusi menegaskan pentingnya membangun ekosistem sekolah yang aman, ramah, dan saling melindungi. Ia mendorong SMPN 1 Bululawang menjadikan konsep sekolah ramah lingkungan dan anti-bullying sebagai identitas utama.

“Sekolah ramah lingkungan dan sekolah anti-bullying ini penting, supaya anak-anak ramah satu sama lain dan saling melindungi. Ini harus dijadikan jargon sekolah,” tegasnya.

Terkait penguatan fasilitas pendidikan, Bupati Malang memastikan Pemkab Malang akan memproyeksikan pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana sekolah pada tahun anggaran mendatang.

“Untuk rencana sarana dan prasarana, nantinya akan diproyeksikan pada tahun 2027,” tambah Sanusi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Bululawang, Suntoro, mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas sekolah yang membutuhkan perhatian serius dari Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kabupaten Malang.

“Masih ada beberapa sarana yang perlu perhatian, seperti kamar mandi, toilet, dan lapangan sekolah yang memang membutuhkan bantuan dari Pemkab Malang,” ungkap Suntoro.

Ia berharap adanya dukungan berkelanjutan agar aktivitas dan program sekolah dapat berjalan secara optimal.

“Harapan kami tentu ada perhatian. Minggu lalu saja sekolah masih aktif seperti biasa,” ujarnya.

Terkait fasilitas laboratorium, Suntoro menjelaskan bahwa secara umum sudah tersedia, namun belum sepenuhnya ideal jika disesuaikan dengan jumlah siswa.

“Laboratorium sebenarnya cukup, tetapi jika ideal, khususnya untuk TIK, perlu disesuaikan dengan perbandingan jumlah siswa,” jelasnya.

Saat ini, SMPN 1 Bululawang memiliki 931 siswa, sehingga kebutuhan sarana penunjang pembelajaran berbasis teknologi menjadi perhatian penting ke depan.

Kunjungan Bupati Malang tersebut diharapkan menjadi dorongan nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang, khususnya dalam mewujudkan sekolah unggulan yang berprestasi, ramah lingkungan, dan bebas dari praktik perundungan./////////

iklan warung gazebo