Ipuk menjelaskan, “Daya tarik wisata tersebut kami kelola agar berdampak maksimal pada ekonomi masyarakat, salah satunya dengan melibatkan warga sekitar destinasi sebagai pelaku utama industri wisatanya.”
Sebagai contoh, Ipuk menyebutkan kebijakan Pemkab Banyuwangi dalam membatasi hotel berbintang di sekitar kawasan utama Ijen, sambil memfasilitasi warga setempat untuk mengelola homestay yang layak bagi wisatawan. “Dengan dampak ekonomi yang dirasakan langsung, warga terdorong untuk turut menjaga alam sekitarnya dari kerusakan,” tegasnya.
Dalam acara tersebut, Ipuk tergabung dalam panel bersama beberapa ilmuwan dan pemimpin UNESCO Global Geopark lainnya, termasuk Jon Hronsky (Chair, National Geotourism Strategy, Australian Geoscience Council), Professor Phil McManus (School of Geosciences, The University of Sydney), dan Sasha Morriss (Geo Educator and Geoscientist, Waitaki Whitestone UNESCO Global Geopark, New Zealand).












