Di kesempatan itu Ipuk terlihat menghibur tiga anak Kadir. Mereka bercerita tentang cita-citanya kepada Ipuk.
“Mau jadi apa kalau sudah besar nanti,” tanya Ipuk.
“Saya mau jadi tentala (tentara),” kata Bihan yang masih cadel.
“Kalau saya mau jadi polisi,” kata Bintang menimpali.
“Bagus-bagus semua cita-citanya. Semoga bisa tercapai. Sekolah yang rajin ya. Pada pihak keluarga, saya titip anak-anak untuk terus dijaga. Kalau ada kesulitan segera hubungi Pak Camat, Pak Lurah, atau Dinas Pendidikan. Jangan sampai anak-anak putus sekolah,” pinta Ipuk.
Sebelumnya, kecelakaan itu terjadi di Simpang Tiga Jalan Sukowidi. Kecelakaan bermula saat truk tangki Nopol AA 1795 DE yang dikemudikan Kadir melaju dari arah barat. Setibanya di lampu merah Simpang Tiga Sukowidi, truk tangki itu diduga mengalami rem blong. Naas kendaraan besar itu justru menerobos jalur kanan hingga menabrak 2 pengendara motor dan warung milik warga menyebabkan 4 orang meninggal dunia. Dua di antaranya adalah Kadir dan Budi Rahayu. (*)









