Gerakan “Banyuwangi Melayani* memungkinkan warga berkomunikasi langsung dengan tenaga teknis di setiap OPD. Setiap OPD menyediakan kontak person mulai dari kepala dinas hingga petugas teknis yang bisa diakses publik, baik untuk konsultasi, pengaduan, maupun permintaan informasi.
“Masyarakat bisa langsung menyampaikan kendala atau kebutuhan informasi sesuai bidangnya. Ini melengkapi layanan call center 112 yang selama ini telah beroperasi 24 jam,” kata Ipuk, lulusan Magister Kebijakan Publik Universitas Airlangga.
Melalui gerakan ini, masing-masing OPD akan membagikan nomor WhatsApp pejabat teknisnya melalui akun media sosial resmi. Ipuk bahkan langsung mencoba menghubungi sejumlah nomor secara acak, seperti milik Badan Kepegawaian, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan.
“Respons mereka sudah cukup baik. Yang dibutuhkan masyarakat adalah penjelasan yang komprehensif dan solusi yang tepat,” ujarnya.











