Rapat teknis pembentukan BNN Banyuwangi telah dilaksanakan, dihadiri oleh Karo SDM BNN RI, Brigjen Pol Muhammad Zainul Muttaqin; Kepala BNPP Jatim Brigjen Pol (Purn) Muhammad Aris Purnomo; Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, serta jajaran Forkopimda setempat.
Brigjen Zainul mengapresiasi peran aktif Pemkab Banyuwangi, menyatakan bahwa ini menunjukkan komitmen pemda dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. “Pertemuan ini merupakan satu langkah besar untuk dapat segera dibentuk BNN di Kabupaten Banyuwangi. Harapan kami, BNNK Banyuwangi dapat segera dibentuk,” katanya.
Zainul menambahkan bahwa keberadaan BNN di Banyuwangi akan membantu mengantisipasi dan memitigasi ancaman penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, mengingat Banyuwangi merupakan salah satu daerah terluas di Jawa Timur.
Wakapolresta Banyuwangi AKBP Dewa Putu Eka juga menyambut baik rencana ini, menyatakan bahwa BNN Banyuwangi akan menjadi mitra penting bagi kepolisian dalam pemberantasan narkoba. “Pembentukan BNN di Banyuwangi akan selaras dengan berbagai upaya dan komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba. Sehingga Banyuwangi akan menjadi daerah zero Narkoba ke depannya,” ujarnya. (*)









