Berbagai inovasi yang dilakukan Banyuwangi, kata Ipuk, telah diakui secara nasional dan internasional. Seperti Bengkel Sakina yang mendapat apresiasi Badan Dunia PBB.
“Dan yang penting saat ini adalah bagaimana kita mendorong derajat kesehatan warga, bagaimana agar warga hidup sehat. Untuk itu, ayo bersama galakkan program Mal Orang Sehat. Ajak orang rutin ke puskesmas saat sehat, periksa kesehatannya secara preventif, ini lebih efektif dibanding mereka berobat saat sakit,” kata Ipuk.
Dalam kesempatan itu, Ipuk mengucapkan terima kasih kepada para PPPK yang telah bergotong royong dalam program ASN Berbagi. Di mana PNS dan PPPK secara rutin memberikan bantuan pangan kepada warga miskin.
“Terima kasih atas gotong royongnya. Berkat kepedulian kita bersama, kini angka kemiskinan di Banyuwangi turun menjadi 6,54 persen. Turun 0,8 persen dari tahun 2023 yang 7,34 persen. Insya Allah kita terus menggulirkan berbagai program untuk terus meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Ipuk.










