“Kita harus waspada terhadap masalah ini. Mari bersama-sama mencegah orang-orang terdekat kita terjerat permasalahan ini dengan mengedukasi warga tentang bahaya pinjol dan judol,” tegas Ipuk.
Bupati juga menginformasikan kerja sama dengan OJK dan perbankan untuk memberikan literasi keuangan kepada warga, termasuk ASN.
Ipuk mengingatkan kembali tujuh permasalahan yang harus diselesaikan di tingkat desa, meliputi pendidikan anak miskin, kesehatan ibu hamil dan balita, akses kesehatan, kesejahteraan lansia, perumahan layak huni, pengelolaan sampah, serta pengendalian tata ruang.
Selanjutnya, Ipuk memaparkan kemajuan pembangunan daerah, termasuk penurunan angka kemiskinan yang signifikan dari 7,34% pada tahun 2023 menjadi 6,54% di tahun 2024.
Banyuwangi juga terus meningkatkan pembangunan infrastruktur. Pada tahun 2024, dialokasikan anggaran lebih dari Rp277 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan di 1.626 titik, serta lebih dari Rp86 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di 492 titik.









