Banyuwangi, seblang.com – Pemkab Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (rakor) Tiga Pilar di Lapangan Tennis Indoor GOR Tawang Alun, Rabu (7/8/2024).
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh unsur tiga pilar untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani kerawanan sosial.
Rakor dihadiri ratusan perwakilan tiga pilar, termasuk kepala desa/lurah, babinsa, dan bhabinkamtibmas. Hadir pula Kepala Pengadilan Negeri Gede Yuliartha, Kepala BNN Banyuwangi Kombes Pol. Faisol Wahyudi, serta perwakilan Forpimda dari Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi, dan Kejaksaan Negeri Banyuwangi.
Bupati Ipuk membuka pertemuan dengan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, terutama kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas atas kerja sama mereka dalam menjaga dan membangun Banyuwangi.
Ipuk menyoroti fenomena kerawanan sosial yang menjadi permasalahan nasional, khususnya pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol). Menurut laporan OJK, nilai pinjol di Indonesia mencapai Rp22,76 triliun per Maret 2024, meningkat 15,35% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, Menkopolhukam melaporkan sekitar 4 juta orang terdeteksi melakukan judi online di Indonesia, meliputi berbagai kelompok usia.









