Ipuk juga menekankan peran penting anggota Muslimat sebagai penyalur informasi utama dalam berbagai program percepatan pembangunan daerah. Program-program seperti Warung Naik Kelas (Wenak) dan Kanggo Riko telah berhasil dilaksanakan berkat partisipasi aktif ibu-ibu Muslimat.
Acara pelantikan diikuti oleh 25 PAC Muslimat NU se-Kabupaten Banyuwangi, dengan kehadiran sekitar tiga ribu kader Muslimat. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rais Aam PBNU KH. Afifudin Muhadjir, Ketua PBNU sekaligus Ketua PCNU Banyuwangi Chaerul Soleh Rasyid, Katib Syuriyah PCNU Banyuwangi Kiai Sunandi Zubaidi, Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur Hj. Masruroh Wahid beserta jajarannya, serta Ketua PC Muslimat NU Banyuwangi Yayuk Istianah.
Yayuk Istianah menegaskan kesiapan Muslimat NU Banyuwangi untuk bersinergi dengan Bupati dalam menjalankan program-program kerakyatan. “Muslimat NU Banyuwangi siap turun langsung ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Dengan 25 PAC, lebih dari 500 pengurus ranting, ratusan lembaga pendidikan, dan ribuan kelompok pengajian, Muslimat Banyuwangi menjadi mitra strategis dalam menyukseskan program pemerintah daerah. “Sesuai arahan dari Kiai Sunandi dan PCNU Banyuwangi, kami semua siap berkolaborasi dan bersinergi,” pungkasnya.











