Sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan, Pemerintah Kabupaten Blitar akan menerima bantuan peningkatan keselamatan di dua perlintasan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Pembangunan ini akan dimulai pada awal Juli 2024.
“Kami juga mengusulkan pembangunan tambahan di lima perlintasan lainnya, sehingga total pembangunan pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta api dalam kurun waktu 2023 sampai 2024 adalah 15 lokasi,” jelasnya.
Untuk menghadapi tantangan ini, Bupati Rini membeberkan lima langkah-langkah strategis yang akan diambil pemerintah Kabupaten Blitar. Pertama, mengusulkan peningkatan keselamatan perlintasan sebidang kereta api ke dalam Program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan Program Prioritas pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Blitar Tahun 2025.
Kedua, Pemkab Blitar akan mengajukan permohonan dukungan pembangunan melalui APBD Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.
Ketiga, Pemkab Blitar juga akan mengajukan permohonan dukungan pembangunan melalui CSR. Dan keempat, Pemkab Blitar akan menganggarkan pembangunan melalui APBD. Serta kelima, akan mengusulkan kepada KAI untuk normalisasi (penutupan) JPL bagi kendaraan roda empat pada perlintasan yang memiliki luas jalan kurang dari 2 meter.
Disamping itu, Bupati Rini juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi perlintasan meskipun telah terpasang palang pintu. “Keselamatan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana jalan, tetapi juga sangat ditentukan oleh perilaku di jalanan,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Direktur PT. Wantech Indonesia Jaya, Isdianto Setiawan, menyatakan kebanggaannya dapat berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan masyarakat.
“Kami di PT. Wantech Indonesia Jaya sangat berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. Penyerahan palang pintu dan pos jaga ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab sosial kami untuk mendukung keselamatan pengguna jalan di Kabupaten Blitar,” ungkap Isdianto.
Ia juga menambahkan bahwa perusahaan akan terus mendukung program-program keselamatan di berbagai daerah.
“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Kami berharap apa yang telah kami lakukan di perlintasan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam program keselamatan ini,” tandasnya. (adv/kmf)









