“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan berkah untuk kita semua. Saya yakin GOW bisa mewujudkan Kabupaten Blitar yang mandiri, sejahtera, dan berlandaskan akhlak mulia, Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati Rini juga menyoroti isu ketahanan pangan, mahalnya harga beras, dan kebutuhan pokok. Dia berharap agar ibu-ibu GOW proaktif, terutama dalam memanfaatkan lahan dan pekarangan untuk pertanian maupun peternakan dengan menggunakan teknologi dan peralatan modern.
“Kita bisa memberikan pendampingan dan berkolaborasi dengan dinas terkait, mungkin dari segi bibit, cara bercocok tanam, atau beternak. Kita harus aktif mendukung ketahanan pangan. Selain itu, bisa menggunakan bioflok untuk pemanfaatan pekarangan atau lahan yang sempit,” tambahnya.
Terakhir, di era teknologi yang semakin maju, Bupati menyampaikan pesan kepada para ibu-ibu GOW yang hadir untuk selalu menjaga, mengontrol, dan mengawasi anak-anak dari pengaruh gadget atau hal-hal yang tidak bermanfaat.
“Saya yakin kita bisa melindungi anak-anak sejak dini, agar tidak kecanduan gadget atau mainan yang tidak bermanfaat,” tandasnya. (adv/kmf)











