Banyuwangi, seblang.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Banyuwangi menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi terhadap Bupati yang menandatangani prasasti “Banyuwangi Bumi Salawat Badar” bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua PCNU Banyuwangi KH M Ali Makki Zaini dalam acara Halal Bihalal PCNU Bersama Pengasuh Pondok Pesantren Se-Kabupaten Banyuwangi di Hotel Ketapang Indah beberapa waktu lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan H Kusnan Abadi, Ketua Fraksi PKB DPRD Banyuwangi melalui sambungan WhatsApp (WA) pada Senin (06/06/2022).
“Secara de jure bupati sudah mengakui tinggal bukti tertulis setidaknya dalam bentuk peraturan bupati (Perbup) agar menjadi kawasan yang dikenal selain The Sunrise Of Java dan Kota Gandrung bahwa Banyuwangi punya sejarah yang harus diakui. Bagi Umat Islam Salawat bagi yang tidak terpisahkan,” jelas H Kusnan.
Politisi asal Kecamatan Genteng itu menuturkan sebenarnya tidak perlu perda tetapi cukup dengan Perbup yang menegaskan kota di ujung Timur Jawa ini adalah menjadi daerah yang disebut dengan “Banyuwangi Bumi Shalawat Badar”. Karena pencetus dan penulis Salawat Badar adalah Kiai Ali Mansur Siddiq berasal dari Banyuwangi yang pada masa dahulu adalah Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) sekaligus Ketua PCNU Banyuwangi.











